Thoughts, stories and ideas.

Menjadi Penulis Itu...SESUATU!

12th February 2013

Mengambil raport adalah bagian dari job descyang sudah saya lakukan sejak hampir sembilan tahun yang lalu. Tepatnya sejak sulung saya masuk kelompok bermain. Ritualnya itu-itu saja. Datang, mengisi buku absen, menunggu, bertatap muka dan berbincang-bincang dengan wali kelas kemudian pulang. Kalaupun ada yang berbeda, paling-paling isi pembicaraan dengan wali kelas. Itu pun tidak banyak.

Namun kali ini ada perbedaan yang cukup terasa. Bukan saja karena sulung saya sudah kelas tujuh. Namun juga karena sapaan wali kelas itu membuat saya tertegun.            “Ibu, di biodata yang harus diisi, putri Ibu menyebutkan bahwa Ibu adalah seorang penulis. Kalau boleh saya tahu, tulisan seperti apa yang Ibu tulis?” Demikian kurang lebihnya kata-kata wali kelas putri saya itu.             Saya tidak langsung bisa menjawab. Pertama, saya tidak menduga akan mendapat pertanyaan seperti itu. Kedua, saya tidak menduga, sulung saya melakukan hal yang dikatakan oleh wali kelasnya.            Setelah mengobrol tentang ‘menulis’ dan nilai rapor – yang terakhir itu porsinya amat sangat sedikit – akhirnya saya pamit. Setibanya di dalam mobil, saya bertanya pada si pipi chubby alasan dia mengisi pekerjaan saya dengan ‘Penulis’.             “Memangnya Mama gak bosen jadi ibu rumah tangga terus? Aku aja bosen bolak balik ngisi ‘Ibu Rumah Tangga’.” Nah loh… Hmmm.. Jadi Penulis itu.. sesuatu!

Ibu dua orang anak yang tidak bercita-cita menjadi penulis. Hobi membaca dan mengoleksi buku sejak kecil. Kini mendapati dirinya terjerat di antara dua puluh enam abjad.

View Comments