Thoughts, stories and ideas.

Menikmati Aura Klasik di Kaki Gunung Salak

12th July 2016

Bayangkanlah…. Menginap di pegunungan, di kelilingi pemandangan hijau, menghirup udara segar setiap saat... Hmmm… It's awesome!

alt

Ditambah lagi dengan tempat menginap yang ditata dengan artistik bergaya klasik, it's really a perfect holiday!

alt

Kami mengisi waktu dengan berjalan-jalan santai di antara pepohonan, bermain air di private river, atau sekedar duduk-duduk bercengkerama. Satu yang tidak dilupakan, foto-foto! Dengan luas 2.7 ha -- sebagian besar berupa lahan hijau, dan ditata dengan apik, tempat ini sungguh instagram-able.

alt

Resort ini lebih mirip galery tempat pemiliknya menyalurkan kepiawaiannya menata interior.

Bahkan tangga batu menuju kolam renang pun tak luput dari tataan yang elok.

alt

Lalu bagaimana cara memastikan tamu yang menginap bisa menjaga semua keindahan itu?

Lewat cerita sepupu saya yang bekerja di salah satu hotel yang memiliki jaringan internasional, saya jadi tahu bahwa beberapa hotel memiliki suite yang tidak dijual untuk umum. Kalaupun Kita mampu membayar, belum tentu Kita diijinkan menginap. Jadi, tamu di-screening bukan hanya mampu membayar tetapi juga bisa bertanggung jawab jika ada barang yang rusak.

alt

Sepertinya, cara itu juga yang diterapkan oleh pemilik resort ini. Seleksi tamu dilakukan lewat harga. Sah sah saja, mengingat barang-barang yang ada di resort ini bukan barang yang 'biasa'.

alt

Saya sempat ingin mengadopsi kamar mandinya. Tapi, mengingat saya ini pemalas, saya batalkan keinginan tersebut.

alt

Bukan berarti tempat ini tidak memiliki kekurangan. Hanya saja, begitu banyak keindahan tempat ini sehingga menutupi kekurangan yang ada.
Kalau begitu, mari menabung. Siapa tahu tahun depan bisa ke sini lagi.

alt

Ibu dua orang anak yang tidak bercita-cita menjadi penulis. Hobi membaca dan mengoleksi buku sejak kecil. Kini mendapati dirinya terjerat di antara dua puluh enam abjad.

View Comments