Thoughts, stories and ideas.

Ke Gramedia World, yuk!

10th December 2016

Hari Sabtu kemarin, saya memutuskan ke Gramedia World BSD berdua dengan si sulung. Hitung hitung kegiatan mengisi akhir pekan panjang.

Gramedia ini baru dibuka tanggal 26 November 2016 lalu. Letaknya di kawasan business loft Foresta BSD dan menempati gedung sendiri berlantai empat. Patokannya, dari arah The Breeze, sesampainya di perempatan Froggy, kita berbelok ke kanan, ke arah Gading Serpong. Sementara bila hendak menuju ke AEON Mall, kita berbelok ke kiri.

alt

Parkir mobil terletak di basement. Tempat parkir di halaman gedung hanya untuk motor gede. Jadi, kalau tidak suka parkir di basement, datanglah dengan mengendarai motor gede, hehe....

Lantai pertama merupakan lobby, juga ada kafe dan crepes. Sayang, kafenya ternyata tidak menjual makanan berat. Insya Allah, lain kali saya akan mampir kalau kondisi perut sudah kenyang hehe... kafe-nya instagram-able. Pas buat foto-foto.

alt

Lantai dua menjual aneka macam mainan. Juga ada gerai milor dan toko boneka.

Lantai tiga diisi dengan aneka pernak pernik. Perlu hati yang kuat agar tidak tergoda membeli hiasan lucu-lucu.

alt

Lantai empat adalah tempat memajang aneka jenis buku. Buku jenis nonfiksi menempati area dekat eskalator.

alt

Sementara buku anak-anak menempati area tengah.

alt

Bersebelahan dengan area tempat buku-buku resep masakan dan bercocok tanam, wajan anti lengket berjejer rapi. Jadi, setelah membeli buku resep, langsung saja beli wajannya supaya bisa langsung praktik di rumah.

alt

Saya suka dengan desain Gramedia World BSD ini. Isinya lumayan lengkap. Pasti ada gramedia lain yang lebih lengkap, misalnya Gramedia Matraman heheā€¦ Tapi berhubung gramedia ini letaknya tidak jauh dari rumah, rasanya saya lebih suka ke sini daripada ke Gramedia yang berada di dalam mall.

Satu lagi pilihan toko buku hadir di BSD. Semoga ke depannya, akan hadir pilihan-pilihan lainnya.

Ibu dua orang anak yang tidak bercita-cita menjadi penulis. Hobi membaca dan mengoleksi buku sejak kecil. Kini mendapati dirinya terjerat di antara dua puluh enam abjad.

View Comments