Thoughts, stories and ideas.

Jalan-jalan… oh… jalan-jalan…

12th April 2016

Sejak Desember 2015, saya rutin mengisi ruang jalan-jalan di http://rumahjamurkurcaci.com/web/ yang tayang setiap hari Minggu. Bagi seseorang yang moodnya naik turun dan baper-an seperti saya, bisa konsisten menulis setiap minggu adalah sebuah prestasi tersendiri. Selain itu, saya jadi sadar ternyata sudah lumayan banyak tempat-tempat yang sudah saya datangi.

alt

Selama ini setiap kali jalan-jalan, saya hanya memberi ulasan di tripadvisor. Kenapa? Karena membuat ulasan di sana akan menambah poin Garuda Miles saya. Membayangkan terbang gratis dengan Garuda sungguh membuat saya bersemangat. Ternyata oh ternyata... Untuk satu kali perjalanan ke Singapura memerlukan 12.000 poin. Sementara sebuah ulasan dihargai dengan 25-150 poin, tergantung obyek yang diulas. Alangkah panjangnya jalan yang harus saya tempuh... Huhuhu...

alt

Seandainya sejak awal saya rajin menulis di blog tentang perjalanan saya, mungkin sekarang saya sudah jadi travel blogger. Bisa jalan-jalan kesana kesini gratis, mengulas ini itu... Huhuhu...

Tapi, setelah dipikir-pikir, ada keuntungan lain yang saya dapatkan dari jalan-jalan saya itu. Dari jalan-jalan ke Lombok, saya membuat buku misteri anak-anak.

alt

Setelah melihat proses pembuatan tenun Lombok dan membaca artikel mengenai pewarnaan benang di Pulau Alor, saya membuat cerpen yang kemudian dimuat di Kompas Anak. Romanlis, teman saya, berbaik hati mengirimkan foto artikel itu karena kebetulan saya sedang tidak di rumah. Tidak akan ada lagi cerpen saya di kompas Anak karena Kompas Anak kini tidak terbit lagi.

alt

Saya juga membuat tulisan tentang mutiara lombok dan dimuat di Nusantara Bertutur yang mengambil tema 'Deklarasi Juanda'.

alt

Tahun lalu saya jalan-jalan ke Bangkalan. Pulang dari sana, saya kemudian membuat novel anak misteri yang diterbitkan oleh Penerbit Kiddo.

alt

Jadi, ya sudahlah… Walaupun bukan travel blogger, walaupun tidak ada yang membayari, saya akan tetap jalan-jalan. Kenapa? Nanti saya ceritakan alasannya. Kalau diceritakan di sini jadi kepanjangan hehehe....

Ibu dua orang anak yang tidak bercita-cita menjadi penulis. Hobi membaca dan mengoleksi buku sejak kecil. Kini mendapati dirinya terjerat di antara dua puluh enam abjad.

View Comments