Thoughts, stories and ideas.

Jakarta dan Segelas Es Kopi

27th July 2018

Ada banyak minuman yang menyegarkan,
namun segelas es kopi punya tempat istimewa di hati.
Ada banyak tempat yang menjual es kopi,
namun hanya ada beberapa yang cocok di lidah dan melekat di hati.

Demi segelas es kopi itu juga, mumpung libur pilkada, hari rabu tanggal 27 Juni lalu, saya dan keluarga meluncur ke Jakarta Jakarta. Walaupun tempat tinggal kami di BSD hanya perlu ngesot dikit dari selatan Jakarta, tetap saja kami pikir-pikir dan pilih-pilih waktu kalau ingin jalan-jalan ke Jakarta (kecuali kalau memang ada keperluan).

Dari BSD, kami melewati Sudirman Central Business District (SCBD). Saya sempat memotret suasana SCBD yang lengang. Kalau dilihat-lihat mirip Orchard Road ya!

alt

Mumpung Jakarta sepi, kami menuju kawasan kota tua yang ternyata sama lengangnya dengan SCBD. Kami bisa leluasa melihat-lihat bangunan tua di kanan kiri jalan. Padahal kalau hari kerja jangan ditanya ramainya seperti apa. Sayang, banyak bangunan tua yang tidak terawatt dan tersia-sia. Kita mah gitu… gak pandai merawat… hiks…

Di Kota Tua, panas Jakarta terasa menyengat. Untung saja suasananya tidak terlalu ramai. Jadi masih terasa nyaman untuk jalan-jalan dan foto-foto. Jaman now, foto-foto itu semacam kewajiban. No photo no eksis, ye kaaan…

alt

Dari Kota Tua, perjalanan berlanjut ke Setiabudi Building di kawasan Kuningan, tempat es kopi berada. Supaya kuat mengantre, kami makan siang dulu. Buat saya, lebih aman minum kopi setelah makan siang.

Dan... inilah dia! Es Kopi Kenangan Mantan yang sudah lama diidamkan *tsaahhh...

alt

Selain Kopi Kenangan Mantan, ada beberapa racikan kopi lainnya yang namanya bikin baper. Ada Kopi Mantan Menikah, Kopi Teh An Di Lau, Kopi Kenangan Masa Lalu, Kopi Lupakan Dia. Ampun dah...

Harganya antara Rp. 18.000 - Rp. 22.000 Menurut saya rasanya enak. Menurut saya loh ya. Menurut Pak Juragan, setiap hari antreannya panjang. Untung saja saya datang saat perkantoran libur. Jadi hanya ada dua tiga orang yang mengantre. Slurrrppp... sssegaaarrr...

Sayang, letaknya jauh dari Tangerang Selatan. Tak apa. Suatu hari nanti,saya akan kembali datang ke Jakarta, menikmati segelas kenangan dalam setiap tegukan es kopi.

Ibu dua orang anak yang tidak bercita-cita menjadi penulis. Hobi membaca dan mengoleksi buku sejak kecil. Kini mendapati dirinya terjerat di antara dua puluh enam abjad.

View Comments